Senin, 21 April 2014

Pemulihan Ekonomi AS Bebani Emas (21-04-2014)

Harga emas turun setelah meningkatnya optimisme akan pemulihan ekonomi AS menggerogoti daya tarik emas. Klaim pengangguran AS masih cukup rendah dan berkutat mendekati level sebelum resesi sedangkan indeks manufaktur Philadelphia meningkat lebih baik dari prediksi.
Daya tarik emas sebagai aset safe-haven juga berkurang setelah AS dengan Rusia sepakat untuk mengurangi gejolak di Ukraina.
Namun, penurunan harga emas masih terbatas setelah Ketua Fed, Janet Yellen, menegaskan komitmen untuk menjalankan kebijakan moneter yang akomodatif.
XAU/USD kini diperdagangkan $1294.85; menjauhi level tinggi harian $1304.05.

Perdagangan Sepi, Nikkei Ditutup Menguat
nikkei04_225_130Libur Paskah pada hari Jumat lalu membuat perdagangan di lantai bursa Jepang berlangsung sepi, namun Nikkei berhasil menguat di akhir perdagangan. Sentimen positif dari Wall Street dan pelemahan yen menopang kinerja Nikkei.
Selain laporan earning beberapa perusahaan AS yang di atas estimasi, investor di lantai bursa AS juga menyambut baik data ekonomi AS pada perdagangan Kamis lalu. Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis lalu melaporkan klaim pengangguran mingguan AS pada pekan yang berakhir 12 April naik 2.000 klaim dari pekan sebelumnya menjadi 304.000 klaim, dan lebih rendah dari perkiraan sebesar 316.000 klaim. Sementara Federal Reserve of Philadelphia melaporkan indeks aktivitas manufaktur wilayah Philadelphia bulan ini melonjak menjadi 16,6 dari bulan sebelumnya 9,0 dan di atas estimasi 9,6.
Dollar cenderung kokoh pada perdagangan hari Jum’at lalu akibat minimnya data ekonomi yang dirilis hari Jum’at lalu. Yen sepanjang perdagangan terpantau terus diperdagangkan di atas level 102.00, memberikan sentimen positif bagi eksportir Jepang.
Bursa utama Nikkei ditutup menguat 98,74 poin atau 0,68% menjadi 14516,27. Sedangkan Nikkei Futures berada pada level 14520.

Prospek ‘Taper’ Fed Kembali Menopang Greenback
forex_06_225_130Greenback membukukan kenaikan mingguan versus Euro seiring perbaikan data ekonomi mendukung spekulasi tentang penghentian program stimulus Federal Reserve pada tahun ini. Data hari Kamis menunjukkan manufaktur di area Philadelphia tumbuh pada laju tercepat dalam 7-bulan.
Angka klaim awal pengangguran AS juga bertengger di dekat level terendah 7-tahun. Fed telah mulai mengurangi pembelian aset bulanan sejak awal tahun ini, dan diperkirakan akan berakhir pada bulan Oktober.
“Data klaim pengangguran dan laporan Fed Philadelphia sama-sama menunjukkan angka yang kuat, sehingga mendorong Dollar beranjak lebih tinggi,” kata Kazuo Shirai, seorang trader pada Union Bank NA di Los Angeles. “
Angka pekerjaan AS yang terus positif mungkin akan mendukung Fed untuk menjaga laju tapering pada kecepatan saat ini.”

0 komentar:

Posting Komentar

Recent Posts